Pengamatan langsung pada sebagian formasi yang telah terungkap juga bisa didapatkan dari peta geologi. Tak cuma itu, namun peta geologi juga akan memberikan berita seputar sebagian daerah yang umpamanya tertutup oleh lapisan holosen. Peta geologi pada dasarnya ialah suatu sarana untuk menandakan tubuh batuan, penyebaran batuan, kedudukan faktor struktur geologi dan relasi antar satuan batuan serta merangkum beraneka data lainnya. Kabar tambahan yang ada di peta geologi antara lain; keterdapatan mata air, mata air panas (hotspring), lokasi pengambilan fosil, lokasi pengamatan lapangan serta info lokasi penambangan baik itu pemboran minyak bumi ataupun aktifitas penambangan mineral.
Geologi dibagi menjadi dua golongan besar studi: geologi fisik dan geologi sejarah. Geologi jasmaniah berhubungan. Hurup pT (p kecil sebelum T besar ) diaplikasikan untuk singkatan usia batuan sebelum Tersier yang tak dikenal usia pastinya. Adapun jeni-macam peta Geologi dan peta lainnya yang berhubungan dengan geologi yakni sebagi berikut. Isu yang didapatkan dari peta geologi ini akan memberikan informasi dalam wujud tipe dan juga penyebaran batuan, susunan morfologi, kemiringan lereng, urutan ragam bebatuan, tingkat rentan tanah dan juga pengambilan keputusan atas cocok atau tidaknya sebuah wilayah untuk sebuah maksud atau tujuan.
Semisal, untuk daerah yang gampang jalan masuk dan kawasan nya tak terlalu luas, pemetaan konvensional dapat dilaksanakan, tetapi bila melibatkan daerah/kawasan yang luas, sementara akses jalan menuju lokasi-lokasi nya susah, serta biaya yang diperlukan terlalu besar seandainya dijalankan dengan sistem konvensional, karenanya pemetaan geologi inderaan jauh menjadi alternatif alternatif.
Berita didapatkan dari sebaran lateral berdasarkan aturan V maupun dari data geofisika, semisal interpretasi seismic, maupun dari data pemboran. Untuk lebih meningkatan daya guna peta geologi dan memudahkan dalam pemahamannya, penyusunan suatu format, standar dan sekala peta geologi yang disepakati secara nasional menjadi keperluan yang segera seharusnya terbentuk. Suatu standar peta geologi yang bisa memberikan berita dasar bagi sumberdaya mineral dan energi serta pengembangan kawasan. Standar pembentukan peta geologi ini memuat persyaratan atau ketetapan umum bagi pembuatan peta geologi dengan wujud standar Indonesia. Rekomendasi dalam langkahlangkah penyusunannya lebih lanjut diuraikan. Kita tahu kalau wujud muka bumi memiliki bermacam ragam variasi wujud yang sungguh-sungguh bervariasi dan juga di dalamnya bisa ditemukan peta geologi berjenis-jenis variasi-tipe batuan. Peta yang menampakkan kondisi air tanah yang terdapat pada tempat yang dipetakan. Peta ini bisa diketahui juga lapisan kedap air dan tidak kedap air.
Akuifer setempat produktif memiliki transmisivitas yang beragam, elevasi muka airtanah umumnya dalam, dan debit pemunculan mataair biasanya kecil. Macam akuifer ini umumnya tak dimanfaatkan sebab elevasi yang dalam. Lipatan seperti gelombang terdiri dari lapisan kerak bumi yang membungkuk dan melengkung di bawah tekanan besar sebagai kerak mengeras, kompres, dan memendek.
Ada banyak sekali kabar pada sebuah peta geologi, baik itu untuk kepentingan ilmiah kebumian ataupun untuk kepentingan praktis pencarian sumberdaya mineral, perencanaan pembangunan jasmani sebuah tempat/kota, juga untuk kepentingan mitigasi petaka geologi. Kepentingan praktis tersebut sangat dianjurkan dimanfaatkan oleh pemerintah tempat. Sebagai teladan, untuk membangun sebuah tempat, secara jasmaniah diperlukan sebagian isi bangunan dalam bentukan batuan pondasi.

Karenanya dengan memakai peta geologi, kita dapat memetakan dimana batuan-batuan tersebut berada. Seandainya di dalam peta suatu daerah terdapat lokasi batuan beku seperti: intrusi batuan beku, sill/dike batuan beku, ataupun endapan sekunder berupa sirtu (pasir dan batu) disepanjang aliran sungai tua (meandering), karenanya kita dapat melokalisir daerah hal yang demikian untuk diambil/ditambah untuk kepentingan pembangunan. Macam peta geologi permukaan atau juga dikenal dengan sebutan peta rincian bermanfaat untuk memberikan banyak info seputar formasi geologi yang berada di bawah permukaan. Perubahan arah kemiringan lereng selalu diperlihatkan dengan perulangan dari ketinggian yang sama seperti dua buah garis kontur yang berbeda dengan skor ketinggian yang sama.